Imbauan Ratu Dewa untuk Warga Palembang: Jaga Kesucian dan Kebersihan Masjid Agung saat Salat Id

Imbauan Ratu Dewa untuk Warga Palembang: Jaga Kesucian dan Kebersihan Masjid Agung saat Salat Id

PALEMBANG – Menjelang pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah, Penjabat (Pj) Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, memberikan sejumlah pesan penting bagi masyarakat yang berencana menunaikan ibadah di Masjid Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II atau Masjid Agung Palembang.

Antisipasi Lonjakan Jamaah

Mengingat Masjid Agung merupakan titik pusat pelaksanaan Salat Id yang selalu dipadati ribuan orang, Ratu Dewa meminta warga untuk datang lebih pagi. Hal ini bertujuan agar jamaah bisa mendapatkan shaf yang nyaman dan menghindari penumpukan di akses masuk masjid.

"Dengan hadir lebih awal, pelaksanaan Salat Id diharapkan dapat berlangsung secara tertib dan aman, sehingga kekhusyukan ibadah tetap terjaga," ujar Dewa (20/3/2026).

Komitmen Jaga Kebersihan Lingkungan

Selain pengaturan waktu, fokus utama pemerintah kota kali ini adalah kebersihan pasca-ibadah. Ratu Dewa meminta kesadaran kolektif dari para jamaah untuk tidak meninggalkan sampah di area masjid maupun jalan raya sekitarnya.

Beberapa poin yang ditekankan antara lain:

  • Alas Salat: Jamaah diminta membawa pulang kembali koran atau plastik yang digunakan sebagai alas salat sekali pakai.

  • Sampah Konsumsi: Botol minuman atau sampah kecil lainnya diharapkan tidak dibuang sembarangan di lokasi.

  • Tanggung Jawab Pribadi: Setiap jamaah diharapkan menjadi "petugas kebersihan" bagi dirinya sendiri dengan membawa sampahnya hingga menemukan tempat pembuangan yang tepat.

"Kebersihan adalah bagian dari iman. Kami sangat berharap jamaah tidak meninggalkan sampah di lokasi setelah salat selesai. Mari kita jaga kemuliaan hari raya dengan lingkungan yang tetap bersih," tegasnya.

Sinergi untuk Ibadah yang Nyaman

Imbauan ini dikeluarkan agar suasana kemenangan Idulfitri di Kota Palembang tidak hanya khidmat secara spiritual, tetapi juga tetap indah secara estetika kota. Pemerintah kota juga telah menyiagakan petugas terkait untuk membantu kelancaran arus lalu lintas dan pengamanan di sekitar kawasan Masjid Agung.

Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Utama

Meskipun Pemerintah Kota Palembang telah menyiagakan petugas kebersihan di titik-titik strategis, Ratu Dewa menegaskan bahwa peran aktif warga jauh lebih penting. Baginya, petugas kebersihan hanyalah pendukung, sementara tanggung jawab utama menjaga wajah kota tetap asri berada di tangan jamaah.

Dewa berharap Idulfitri tahun ini tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga cerminan disiplin warga dalam menjaga lingkungan.

Pesan Idulfitri dan Silaturahmi

Di luar urusan teknis, Pj Wali Kota Palembang ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan hari kemenangan sebagai jembatan silaturahmi.

"Idulfitri adalah momentum terbaik untuk menghapus sengketa, saling memaafkan, dan memperkokoh ikatan kebersamaan antarwarga Palembang," tuturnya.

Menutup pernyataannya, ia juga menyampaikan ucapan selamat hari raya secara resmi kepada seluruh warga:

"Atas nama pribadi dan jajaran Pemerintah Kota Palembang, kami mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin."

Bagi jamaah yang akan hadir, berikut adalah informasi teknis pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II:

  • Waktu: Sabtu, 21 Maret 2026, pukul 07.00 WIB.

  • Imam: Ustaz Ahmad Tarmizi Muhaimin, S.Pd.J Al Hafizh.

  • Khatib: Al Ustaz Ki. Kgs. Nurdin Manshur.

Warga diharapkan telah tiba di lokasi lebih awal dari jadwal yang ditetapkan untuk menghindari kepadatan dan memastikan barisan shaf tertata dengan rapi.

Tentang Penulis

suswanti

suswanti

Jurnalis