Pemerintah Siap Meluncurkan Proyek Pelabuhan Tanjung Carat pada 9 April Mendatang.

Pemerintah Siap Meluncurkan Proyek Pelabuhan Tanjung Carat pada 9 April Mendatang.

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) memastikan bahwa proyek strategis Pelabuhan Tanjung Carat akan segera memasuki babak baru. Setelah sempat mengalami beberapa kali penundaan, acara project launching pelabuhan ini dijadwalkan bakal berlangsung pada 9 April 2026.

Momen bersejarah ini rencananya akan dihadiri langsung oleh Menteri Perhubungan. Agenda utama dalam peluncuran tersebut meliputi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) komitmen dukungan serta peresmian pembentukan Badan Usaha Pelabuhan (BUP).

Terobosan Strategis untuk Ekonomi Sumsel

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menekankan bahwa realisasi pelabuhan ini merupakan langkah besar yang telah dinantikan sejak lama. Tanjung Carat diproyeksikan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru yang mampu meningkatkan daya saing daerah.

"Pada 9 April nanti, kita tidak hanya meluncurkan proyek, tetapi juga memperkuat landasan hukum melalui MoU dan pembentukan BUP sebagai pengelola profesional," ujar Herman Deru, Jumat (3/4/2026).

Kolaborasi Lintas Sektor dan Skema Bisnis

Demi menjamin kelancaran pembangunan, Pemprov Sumsel telah menjalin komunikasi intensif (market sounding) dengan sejumlah perusahaan raksasa, di antaranya:

  • PT Pusri, PT Bukit Asam (PTBA), dan PT Hutama Karya.

  • Kemitraan strategis juga dilakukan dengan PT Bukaka Teknik Utama Tbk.

Gubernur menegaskan bahwa proyek ini mengedepankan skema Business to Business (B-to-B). Langkah ini diambil agar pembangunan pelabuhan berjalan lebih efisien, transparan, dan profesional sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Persiapan Konstruksi dan Dampak Ekonomi

Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), Pelabuhan Tanjung Carat saat ini sedang berada dalam fase persiapan konstruksi. PT Bukaka Teknik Utama menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung dari sisi struktur baja, sistem transportasi, hingga investasi infrastruktur.

Visi Masa Depan: Ke depan, pelabuhan ini diposisikan sebagai pusat distribusi utama sekaligus gerbang ekspor bagi komoditas unggulan Sumatera Selatan, seperti:

  1. Batu Bara

  2. Kelapa Sawit

  3. Karet

Keberadaan pelabuhan laut dalam ini diharapkan dapat memangkas biaya logistik secara signifikan dan membuka akses pasar internasional yang lebih luas bagi produk-produk lokal Sumsel.

Tentang Penulis

iqbal

iqbal

Experience on News Reporting over 5 year