Kasus Penembakan di Kafe Panhead Palembang: Oknum TNI dan Warga Sipil Resmi Jadi Tersangka

Kasus Penembakan di Kafe Panhead Palembang: Oknum TNI dan Warga Sipil Resmi Jadi Tersangka

PALEMBANG — Polisi Militer Kodam (Pomdam) II/Sriwijaya resmi menetapkan seorang oknum prajurit TNI, Sertu MRR, dan seorang warga sipil berinisial DS sebagai tersangka dalam kasus penembakan maut di Kafe Panhead, Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang. Insiden tersebut menewaskan seorang anggota TNI lainnya, Pratu FAA (23).

Kapendam II/Sriwijaya, Letnan Kolonel (Letkol) Inf Yordania, dalam konferensi pers resminya menjelaskan bahwa peristiwa berdarah ini dipicu oleh kesalahpahaman dan cekcok mulut antara Sertu MRR dan Pratu FAA di tempat hiburan malam tersebut. Pertikaian yang memuncak menjadi perkelahian fisik itu berakhir tragis setelah Sertu MRR melepaskan tembakan menggunakan senjata api rakitan (senpira) yang mengenai perut bagian kanan korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua anggota TNI tersebut diketahui tidak saling mengenal sebelumnya.

Sementara itu, warga sipil berinisial DS turut ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti terlibat dalam membantu menyembunyikan senjata api ilegal yang digunakan oleh pelaku utama setelah insiden penembakan terjadi. Hingga saat ini, pihak penyidik masih mendalami asal-usul kepemilikan senjata api rakitan tersebut.

Karena melibatkan dua ranah hukum yang berbeda, proses hukum terhadap kedua tersangka dilakukan secara terpisah. Tersangka Sertu MRR saat ini ditahan dan menjalani proses hukum militer di Pomdam II/Sriwijaya. Di sisi lain, tersangka sipil DS telah dilimpahkan ke Polrestabes Palembang untuk diproses melalui peradilan umum.

Pihak Kodam II/Sriwijaya menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus penembakan ini secara transparan, adil, dan profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Adapun jenazah korban, Pratu FAA, telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan secara militer. Kasus ini kini menjadi perhatian serius aparat keamanan guna menjaga stabilitas dan kondusivitas di wilayah Kota Palembang.

Tentang Penulis

iqbal

iqbal

Experience on News Reporting over 5 year